Air Force One Baru diundur sesudah interograsi mendapati minum

Air Force One Baru diundur sesudah interograsi mendapati minum

Dua pesawat baru Air Force One diprediksi akan telat 2 tahun sesudah permasalahan produksi menaruhkan kerusakan pada jet dan penyidikan disampaikan mendapati jika supervisor tidak mempunyai kredensial dan pegawai lain tidak berhasil dalam test narkoba.

Kejadian terkini terjadi di awal 2022 saat Boeing lakukan dua usaha untuk mengalihkan salah satunya jet dari perancah ke dongkel, yang disampaikan The Wall Street Journal tidak direncanakan untuk meredam berat pesawat.

Ini ikuti kejadian awalnya dari 2 botol tequila mini di salah satunya dari 2 pesawat yang dibuat, sementara botol minuman keras yang lain diketemukan di luar lokasi produksi Boeing San Antonio, beberapa orang yang ketahui permasalahan itu menjelaskan ke Journal.

Sementara dua kejadian pembajakan tidak menyebabkan kerusakan apa saja, Pentagon dengan cara resmi minta Boeing tingkatkan operasinya dengan argumen kekurangan dalam dokumentasi, proses, dan training.

"Keadaan sudah diperbarui dan perlakuan diambil untuk menahan terulangnya kembali," kata jubir Angkatan Udara ke Journal.

Seorang jubir Boeing menambah ke toko: "Kami bertanggungjawab untuk pastikan kami penuhi syarat kontrol kualitas yang ketat kesemua program kami," ucapnya.

Ke-2 jet itu diberi tanda tangan di bawah persetujuan administrasi Trump sebesar $3,9 miliar yang hendak dikirim di tahun 2024, tapi jubir angkatan udara menjelaskan mereka memprediksi kehadiran mereka akan telat 2 tahun.

Dari informasi sampai politik, perjalanan sampai olahraga, budaya sampai cuaca - The Independent mempunyai beberapa buletin gratis yang sesuai ketertarikan Anda. Untuk mendapati narasi yang ingin Anda baca, dan yang lain, di kotak masuk Anda, click di sini
© shelbyies. All rights reserved. Distributed by Pixabin