Langkah Langkah Menanam Tomat dalam Pot

Langkah Langkah Menanam Tomat dalam Pot

Tidak seperti pada dusun yang mempunyai tempat luas, perkotaan malah semakin sedikit tempat untuk berkebun. Tapi tenang saja, untuk anda yang ingin berkebun di wilayah perkotaan dengan tempat terbatas sekarang tidak lagi jadi rintangan. Saat ini menanam dapat dilaksanakan secara mudah memakai media pot atau polybag, satu diantaranya adalah tomat. Langkah menanam tomat di pot sebagai poin menarik yang hendak admin ulas ini kali.


Tomat sebagai tanaman asli dari Amerika tengah dan Selatan yang bisa tumbuh sampai 1-3 mtr.. Buah dari tanaman ini warna hijau, kuning, dan merah yang sering dipakai sebagai sayur masakan. Disamping itu, tomat populer karena mempunyai kandungan anti-oksidan yang tinggi. Pasti tidak disangsikan kembali jika tomat mempunyai banyak faedah yang bagus untuk kesehatan.


Untuk memperoleh faedah dari tomat, kadang beberapa orang yang membeli dibanding menanamnya sendiri di dalam rumah. Walau sebenarnya menanam tomat di dalam rumah itu tidak sesusah yang orang anggap. Berikut infotanaman.com meringkas bagaimana triknya menanam tomat di pot sampai dapat panen.

Langkah Tanam Tomat di Pot

Siapkan Alat dan Bahan

Sesaat akan menanam, perlu persiapkan lebih dulu alat dan bahan yang diperlukan. Berikut alat dan bahan yang diperlukan untuk menanam tomat pada pot:
  • Pot atau polybag berperan sebagai tempat untuk tanah yang hendak dipakai. Yakinkan pakai pot yang saluran airnya lancar.
  • Pakai tanah subur yang sudah digabung dengan pupuk kompos atau pupuk kandang, dan arang sekam. Untuk menambah tanah dengan pupuk, anda dapat memakai perbedaan 1:1:1. Disamping itu, anda bisa juga beli tempat tanam paket pada toko pertanian.
  • Sekop tanaman dipakai untuk mengeduk tanah dan memasukkan ke pot.
  • Untuk memulai menanam, bahan yang perlu ada ya tentu bibitnya.
  • Kotak Semai
  • Kotak penyemaian berperan untuk menyemai bibit saat sebelum ditanamkan pada pot.

Pilih Bibit Tomat

Saat sebelum pilih bibit tomat, tetapkan lebih dulu tipe tomat yang hendak anda tanam. Berikut pengelompokkan tomat yang banyak ditemui di pasar:
  • Tomat Granola, Tipe yang ini mempunyai pangkal buah yang mencatatr dan memiliki bentuk bundar.
  • Tomat Gondol, Tipe gondol mempunyai wujud lonjong oval dan benar-benar terkenal dipakai untuk pembikinan sauce.
  • Tomat Sayur, Sama dengan namanya, tomat sayur sering dipakai untuk diproses sebagai sayur masakan.
  • Tomat Ceri, Tomat ceri mempunyai wujud kecil seperti buah ceri, dan rasanya cukup asam manis.
Sesudah mendapati tipe apa yang hendak ditanamkan. Seterusnya, pilih bibit tomat yang sehat, terlepas dari hama atau penyakit, dan berkualitas. Disamping itu, bibit berkualitas dapat diperoleh dari tomat yang telah masak. Tomat yang betul-betul masak dan pas jadi bibit mempunyai kulit tipis warna merah, mempunyai biji-biji memiliki ukuran besar.

Menyiapkan bibit sendiri di dalam rumah kadang ada kebimbangan, apa bibit hasil sendiri dapat tumbuh secara baik atau mungkin tidak. Untuk hapus kebimbangan itu, anda dapat membeli di beberapa toko pertanian paling dekat.

Penyemaian

Cara penyemaian mempunyai tujuan untuk tumbuhkan bibit jadi tanaman. Isi kotak semai dengan tempat tanam berbentuk kombinasi tanah dan pupuk kandang. Seterusnya, tanam bibit tomat yang sudah dipersiapkan ke kotak penyemaian dan siram seperlunya. Tempatkan kotak semai pada lokasi yang teduh untuk jaga benih terbebas dari hujan.

Sesudah benih ditanamkan pada kotak semai, siramilah benih 2x satu hari seperlunya dengan catatan janganlah sampai menghancurkan benih tanaman. Bibit siap dipindah ke pot sesudah mencapai umur 1 bulan ataupun waktu bibit telah mempunyai 5 lembar daun.

Mempersiapkan Media Tanam

Tempat tanam yang dipakai berbentuk kombinasi tanah dengan pupuk kandang atau pupuk kompos, dan arang sekam dengan perbedaan 1:1:1. Lebih gampang kembali bila anda beli tempat tanam paket yang banyak dipasarkan pada beberapa toko pertanian. Umumnya tempat tanam yang dipasarkan formasnyai lebih komplet. Seterusnya, masukan kombinasi tanah ke pot atau polybag yang sudah dipersiapkan memakai sekop tanaman atau alat yang lain.

Proses Penanaman

Penanaman bisa dilaksanakan sesudah seluruh bahan yang diperlukan siap dipakai, seperti tempat tanam dan benih tanaman tomat yang sudah mencapai umur 1 bulan atau mempunyai 5 lembar daun.

Awalnya, cabut lebih dulu benih tomat dari media persemaiannya secara berhati-hati supaya tidak menghancurkan akar. Bikinlah lubang tanam pada pot atau polybag memakai sekop tanaman. Masukan benih tomat ke lubang tanam, selanjutnya padatkan tanah sekitaran tanaman supaya tanaman tidak ambruk.

Perawatan

Salah satunya keuntungan berkebun memakai media pot yakni lebih gampang dalam perawatannya. Ini karena pot dapat ditempatkan di lokasi yang gampang dicapai seperti pelataran rumah. Berikut sejumlah pemeliharaan serta perawatan yang penting anda kerjakan, yaitu:

Penyiraman

Penyiraman tanaman tomat dapat dilaksanakan 2x satu hari sore dan pagi. Adapun hal yang penting jadi perhatian dalam menyirami. Upayakan tidak boleh terlalu berlebih, siram seperlunya saja supaya tidak begitu basah.

Penyiangan

Jika ada gulma atau rumput liar yang tumbuh pada sekitaran tanaman tomat, lakukan penyiangan untuk bersihkan gulma atau rumput itu. Penyiangan berperan untuk mengawasi apa tanaman tumbuh sehat atau mulai layu. Bila ada yang layu seharusnya ditarik supaya tidak jadi penyakit untuk tanaman lainnya.

Pemupukkan

Perawatan yang seterusnya yakni pemupukkan. Pupuk tanaman memakai pupuk kompos atau kandang sekitar segenggam setiap pot. Kerjakan sesudah 1 minggu saat tanam dan sesudahnya dapat dilaksanakan setiap bulan.

Pengaturan Hama dan Penyakit

Hama atau penyakit memang seringkali tidak dapat dijauhi dalam berkebun. Bila ada pertanda tanaman terserang hama atau penyakit, buanglah sisi yang hancur dengan mengguntingnya. Bila tanaman masih tetap ada pertanda hama atau penyakit, anda dapat lakukan penyemprotan memakai pestisida organik supaya hasilnya lebih alami.

Pemanenan

Masuk umur tiga bulan, tanaman tomat bisa anda panen untuk dicicipi hasilnya. Tomat yang siap untuk dipanen mempunyai warna hijau kekuningan atau merah, dan mempunyai tangkai yang menguning dan pinggir daun kelihatan kering. Karena menanam di pot rumahan, petik tomat yang telah masak atau sama sesuai keperluan saja. Dan waktu terbaik untuk menuai tomat yakni di antara sore atau pagi hari saat matahari tidak di titik teriknya.

Cuman memerlukan waktu lumayan singkat untuk menanam tomat dalam pot sampai panen. Nantikan apa lagi, mari praktikkan sendiri di dalam rumah. Cicipilah prosesnya, kelak akan ada kalanya nikmati hasilnya.
© shelbyies. All rights reserved. Distributed by Pixabin