Langkah Langkah Dalam Menanam Terong Ungu

Langkah Langkah Dalam Menanam Terong Ungu

Sayur yang kenal kembali untuk warga Indonesia karena nikmat dimakan, yaitu terong ungu. Banyak orang benar-benar menyukai beragam jenis olahan terong seperti terong balado, terong lodeh, dan yang lain. Untuk memperoleh sayur terong, kamu dapat membeli di pasar atau menanam sendiri di dalam rumah. Berita baiknya, ini kali infotanaman.com akan mengulas berkenaan langkah menanam terong ungu dalam pot sampai panen.


Sesaat akan menanam, sebaiknya kamu harus ketahui lebih dalam mengenai sayur ini. Terong ungu sebagai tanaman yang banyak ditemui pada wilayah beriklim tropis dan dapat tumbuh tinggi sekitaran 40-150 cm. Tanaman ini mempunyai tangkai berduri kecil, daun memiliki ukuran besar, dan buahnya berupa bundar memanjang.


Keterangan di atas tercatat jika tanaman terong bisa tumbuh secara baik pada wilayah beriklim tropis. Ini benar-benar memberikan keuntungan sekali untuk masyarakat negara Indonesia, karena suhunya memberikan dukungan sekali untuk menanam terong ungu.


Ada banyak hal yang kiranya harus dilaksanakan untuk menanam terong dalam pot. Simak seperti berikut!

Langkah Menanam Terong Ungu di Pot

Siapkan Alat dan Bahan

Bila kamu ingin menanam suatu hal seperti terong ungu, pastikanlah kamu menyiapkan alat dan berbahan lebih dulu. Berikut alat dan bahan untuk menanam terong ungu:

Pot/Polybag Besar

Peranan dari pot atau polybag memiliki ukuran besar yaitu sebagai tempat bibit tumbuh sampai periode panen.

Polybag Kecil

Saat sebelum bibit beralih ke pot yang semakin besar, peranan dari polybag kecil ini yaitu sebagai media penyemaian bibit terong ungu.

Tanah

Tanah mempunyai peranan penting dalam berkebun, karena berperan jadi tempat tanam terong ungu. Pakai kombinasi tanah yang subur dengan pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbedaan 1:1:1. Alternative lain, kamu dapat membeli di toko pertanian.

Sekop Tanaman

Sekop tanaman bisa dipakai untuk menambahkan tanah, dan memasukkan tanah pada pot atau polybag.

Bibit

Pastikanlah kamu pilih bibit terong ungu yang berkualitas supaya tanaman bisa tumbuh sehat dan hasilkan buah yang optimal.

Catatan: Jangan memaksa harus ada alat dan bahan seperti di atas. Kamu bisa juga memakai alat dan bahan seadanya, seperti pot dapat ditukar dengan ember besar, sekop tanaman dapat ditukar dengan cangkul kecil atau cetok bangunan, dan yang lain.

Pilih Bibit

Kamu dapat mendapati bibit berkualitas di toko pertanian atau ke petaninya langsung. Bibit yang beredar banyak umumnya berbentuk biji terong, hingga kamu harus cermat dalam pilihnya. Beberapa persyaratan ini harus kamu lihat saat sebelum beli bibit terong ungu, yaitu:
  • Kelihatan bersih, mengkilat, dan kandungan air yang cukup sebagai pertanda bibit. berkualitas.
  • bibit berkualitas mempunyai wujud, warna, dan ukuran yang seragam.
  • Tidak ada pertanda jika bibit terserang penyakit atau cacat. Yakinkan bibit itu sehat dan terlepas dari penyakit.
Minimal bibit yang berkualitas mempunyai daya tumbuh yang cepat sampai 80%. Cara seterusnya bibit disemai saat sebelum masuk ke pot yang besar.

Penyiapan Media Tanam

Tempat tanam sebaiknya yang baik karena sebagai salah satunya media simpatisan untuk tanaman terong ungu tumbuh secara baik. Kamu dapat menyiapkan tempat tanam berbentuk kombinasi tanah dengan pupuk kandang (juga bisa kompos), dan arang sekam dengan perbedaan 1:1:1. Tetapi, untuk yang tidak mau repot dapat beli tempat tanam yang telah selesai.

tahap selanjutnya yaitu masukkan kombinasi tanah barusan ke pot atau polybag besar sebagai tempat tanam terong ungu. Janganlah lupa masukkan kombinasi tanah pada polybag kecil sebagai media penyemaian nanti.

Penyemaian

Untuk penyemaian bibit terong ungu ada juga beberapa langkahnya supaya tumbuh dengan prima. Berikut penyemaian yang dapat kamu kerjakan:
  • Rendam bibit terong ungu memakai air hangat kuku sekitaran 15 menit.
  • Persiapkan media semai yang hendak dipakai yakni polybag Masukan kombinasi tanah ke polybag kecil memakai sekop tanaman.
  • Bikinlah lubang tanam dengan kedalaman sekitaran 1-2 cm.
  • Mengambil bibit terong ungu dan letakan ke lubang tanam barusan. Timbun dengan kombinasi tanah seperlunya.
  • Padatkan tanah secara perlahan-lahan dengan menepuknya.
Sesudah semua usai, janganlah lupa untuk menyirami bibit memakai air bersih seperlunya.

Perpindahan Bibit ke Media Tanam

Bibit terong ungu siap beralih dari media semai ke tempat tanam yang semakin besar saat sudah ada 4 lembar daun semenjak penyemaian. Untuk mengalihkan bibit ke tempat tanam ada juga banyak hal yang penting dilaksanakan.

Pertama, persiapkan pot memiliki ukuran besar yang telah berisi kombinasi tanah. Ke-2 , bikinlah lubang tanam dengan kedalaman sekitaran 5 cm pada sisi tengah. Ke-3 , angkat bibit terong ungu dari media semai secara perlahan-lahan atau potong polybag semai memakai gunting. Ke-5, tanam bibit pada lubang yang sudah disiapkan. Padatkan tanah pada sekitaran bibit lalu siram sama air bersih seperlunya.

Perawatan dan Perawatan

Sesudah tanaman terong ungu ada pada tempat tanam yang semakin besar, cara nantinya adalah lakukan perawatan serta pemeliharaan. Tidak jauh berbeda dengan tanaman lain, yaitu:

Penyiraman

Penyiraman dapat kamu kerjakan satu hari 2x di saat sore dan pagi hari memakai air bersih seperlunya.

Penyiangan

Penyiangan bukan hanya berperan untuk bersihkan rumput liar atau gulma pada sekitaran tanaman terong, lebih dari itu. Di proses ini kamu harus juga memerhatikan tanaman itu dimulai dari ujung daun, tangkai, sampai buah yang dibuat. Yakinkan semua sehat, bila ada penyakit karena itu cepatlah buang sisi yang terserang penyakit.

Pemupukan

Pemupukan susulan lebih baik bila memakai pupuk organik, karena hasilnya semakin lebih optimal dan alami.

Tiang untuk Tumbuh

Tanaman terong ungu memanglah bisa tumbuh sampai lebih satu mtr.. Supaya tidak goyang dan ambruk, tangkai tanaman harus diikat bertepatan dengan tiang tumbuh yang ditancapkan dekat sama tanaman. Untuk tiang tumbuhnya dapat kamu pakai bambu, kayu, atau alternative yang lain kiranya kuat untuk menyokong tanaman.

Pemanenan

Pemeliharaan serta perawatan yang bagus akan memengaruhi hasil panen terong ungu. Namun factor cuaca dan keadaan punya pengaruh pada waktu panen, apa semakin lebih lambat atau cepat. Umumnya masuk umur 3-4 bulan tanaman telah berbuah dan siap dipanen. Pada umur 5-6 bulan, sebagai keadaan di mana tanaman terong aktif menghasilkan buah.

Untuk memetiknya kamu perlu tentukan saat yang pas, dapat sore atau pagi hari saat matahari tidak begitu terik. Petiklah terong ungu dengan menggunting tangkainya memakai gunting atau pisau.

Gampang bukan langkah menanam terong ungu ini? Saat ini kamu dapat cobanya sendiri di dalam rumah atau dengan keluarga tersayang. Jika dapat menanam mengapa harus membeli? Hehe.. bergurau, tidak boleh dipandang serius.
© shelbyies. All rights reserved. Distributed by Pixabin