Apa itu Daun Bawang

Daun Bawang (Allium fistulosum) sebagai semacam sayur dari tanaman bawang yang sering digunakan pada masakan. Di Indonesia sendiri bawang daun atau yang lebih dikenali dengan panggilan daun bawang sering dipakai pada salad, sup, soto, martabak telur, dan yang lain. Tidaklah aneh bila tanaman ini gampang diketemukan dipasaran karena keperluan warga yang tinggi.


Perlu anda kenali jika tanaman ini gampang sekali untuk diperbudidayakan sendiri di dalam rumah. Selainnya berperan untuk memperoleh daun bawang yang fresh, bisa juga untuk stok saat stock penyimpanan habis dan belum ke pasar. Jalan keluarnya ya menanam sendiri.


Berlainan dengan bawang putih dan bawang merah yang digunakan pada umbinya. Daun bawang malah yang dipanen adalah daunnya dan digunakan untuk beragam jenis masakan. Tetapi untuk menanam bawang daun ini hampir serupa dengan menanam bawang pada umunya.

Berikut sudah kami kumpulkan mengenai langkah menanam bawang daun dimulai dari pembibitan sampai waktunya panen.

Langkah Menanam Bawang Daun

Apa itu Daun Bawang

Tentukan Tipe Bawang Daun

Di Indonesia minimal ada tiga tipe bawang daun yang terbanyak diperbudidayakan, yaitu:
  • Bawang Perai atau leek (Allium porum). Tipe ini mempunyai beberapa ciri daun yang lebih lebar dibanding tanaman bawang merah dan bawang putih. Selainnya lebar mempunyai daun berupa gepeng dengan pelepahnya yang panjang. Hal paling mencolok dan gampang dijumpai adalah tidak mempunyai umbi seperti tanaman bawang putih.
  • Kucai (Allium schoercoprasum). Kucai gampang untuk dikenal, karena mempunyai daun kecil warna hijau, memiliki ukuran panjang, rongga yang mempunyai daun kecil, dan mempunyai umbi yang kecil.
  • Bawang Bakung/Bawang Semprong (Allium fistulosum). Beberapa ciri dari tipe ini adalah mempunyai wujud daun yang bundar dan panjang, dan mempunyai rongga daun seperti wujud pipa. Antiknya bawang bakung kadang tidak mempunyai umbi dan terkadang tumbuh mempunyai umbi.

Pembibitan

Awalnya sudah diterangkan berkenaan tipe bawang daun di atas. tahap selanjutnya adalah mempersiapkan bibit yang berkualitas. Pembibitan tanaman ini dapat dilaksanakan secara generatif atau vegetatif. Berikut penuturannya:
  • Pembibitan generatif sebagai langkah pembibitan yang didapat dari biji/benih. Untuk memperoleh benihnya dapat beli pada beberapa toko pertanian. Langkah ini memerlukan saat yang semakin banyak dibandingkan pembibitan vegetatif, karena pentingnya penyemaian pada benih bawang daun.
  • Pembibitan vegetatif dilaksanakan dengan pisahkan anakan tanaman bawang daun yang rumpun, sehat, tidak terkena penyakit, dan sudah berumur 2,lima bulan. Seterusnya, pisah jadi bagian-bagian yang tiap bagiannya mempunyai satu sampai tiga tangkai bawang daun. Berlainan dengan pembibitan memakai biji/benih, pembibitan dari anakan akan panen bisa lebih cepat. Disamping itu pembibitan dari anakan langsung bisa ditanamkan pada tempat tanam yang sudah dipersiapkan.

Penyemaian Bibit

Sama seperti yang sudah diterangkan di atas, jika bibit yang dari biji sebaiknya lewat proses penyemaian lebih dulu. Sementara bibit yang dari anakan tanaman bawang daun langsung bisa ditanamkan pada tempat tanam yang sudah disiapkan.


Beberapa langkah untuk menyemai bibit salah satunya ialah; mempersiapkan media semai berbentuk kombinasi tanah dan pupuk kandang dengan perbedaan 1:1. Seterusnya masukan media semai pada polybag seperlunya (tidak boleh terlampau penuh). Taburi bibit tanaman secara rata di media semai dalam polybag yang sudah dipersiapkan barusan, lalu tutup dengan susunan tanah (tipis saja sekitaran 0,5-1 cm) dan siram seperlunya. Upayakan selalu dilihat tiap hari, jika tanah berasa kering karena itu siramlah seperlunya, apabila bibit telah tumbuh penyiraman dapat dilaksanakan tiap hari.

Mempersiapkan Media Tanam

Pada intinya tempat tanam bawang daun sama dengan tanaman lainnya, yaitu memakai tempat yang luas atau tempat tanam minimalis seperti pot/polybag.


Di bawah ini beberapa langkah yang penting dipersiapkan untuk memproses tempat tanam tanaman bawang daun, baik pada tempat atau polybag.

a. Media Tanam Tempat

Keuntungan memakai tempat sebagai tempat tanam adalah dapat memperoleh panen dengan jumlah yang besar. Ini tidak lepas dari pemrosesan tempat tanam yang baik. Ini langkahnya:
  • Persiapkan alat dan berbahan seperti celurit, cangkul, dan pupuk kandang kering.
  • Pakai celurit atau cangkul untuk bersihkan tempat tempat dari tumbuhan liar yang mengusik.
  • Olah tanah tempat dengan mencangkulnya sampai kedalamannya capai 40 cm.
  • Campur pupuk kandang kering pada tanah lalu aduk sampai rata memakai cangkul.
  • Bikinlah bilikan dengan lebar 150 cm, tinggi 50 cm, dan panjangnya sesuai luas tempat yang hendak dipakai. Selanjutnya berikan jarak sekitaran 50 cm tiap antara bilikan.
b. Media Tanam Polybag

Pemakaian polybag atau pot pas untuk yang ingin menanam daun bawang pada tempat terbatas. Ini langkah mempersiapkan media tanamnya:
  • Persiapkan beberapa bahannya seperti pot/polybag, tanah dan pupuk kandang.
  • Campur tanah dengan pupuk kandang 3:1 lalu aduk sampai tercampur rata.
  • Masukan olahan tanah ke pot/polybag selanjutnya berikan lubang di bagian tengahnya untuk tempat bibit tanaman.
  • Seterusnya, tempatkan pot/polybag pada lokasi yang terserang cahaya matahari dengan intensif tinggi.

Penanaman

Jika bibit dan tempat tanam sudah siap, cara seterusnya adalah penanaman. Berikut triknya menanam pada tempat yang luas dan menanam di media pot atau polybag:

Media Tempat

Bikinlah lubang tanam sesuai ukuran bibit pada bilikan. Beri jarak yang cukup buat tiap bibitnya. Selanjutnya masukan bibit ke lubang tanam dan tekan-tekan supaya tanah pada sekitaran bibit jadi padat. Seterusnya, lakukan penyiraman seperlunya.

Media Pot atau polybag

Menanam di media ini termasuk cukuplah gampang. Bikinlah lubang tanam pada tempat tanam itu, selanjutnya tanam bibit yang dipersiapkan ke lubang tanam. Tutup sekitaran bibit memakai tanah dengan sedikit tekan supaya tanah pada sekitaran bibit jadi padat. Seterusnya, tinggal menyiram seperlunya.

Catatan : Untuk proses penanaman seharusnya dilaksanakan di saat sore hari supaya tanaman tidak layu terserang cahaya matahari.

Perawatan

Untuk memperoleh hasil panen yang bagus, pasti tidak lain karena perawatan tanaman yang bagus juga. Perawatan tanaman bawang daun dapat anda baca seperti berikut:

Penyiraman

Untuk perawatan yang pertama adalah menyirami tanaman seperlunya. Yakinkan penyiraman dilaksanakan dengan teratur hingga tanaman tidak jadi kering, dan tidak boleh berlebihan agar tanaman tidak tergenangi air. Tanah yang terlampau basah kurang pas untuk tanaman, karena bisa menjadi lembap yang dapat memunculkan jamur dan bakteri berkembang cepat.

Penyiangan

Bila ada tanaman liar atau rumput yang tumbuh disekitaran tanaman daun bawang harus selekasnya ditindak lanjuti. Anda perlu lakukan penyiangan dengan mengambil semua tanaman yang mengganggu perkembangan.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Dalam menanam bawang daun, cara yang mempengaruhi hasil panen adalah pengendalian hama dan penyakit. Anda perlu mengawasi tiap tanaman yang tumbuh, apa tanaman itu tumbuh sehat atau terkena penyakit. Bila tanaman terkena penyakit, lakukan pengatasan sesuai penyakit itu.

Pemupukan

Untuk hasilkan tanaman organik, pupuk yang perlu dipakai adalah pupuk kompos atau pupuk kandang. Pemupukan dilaksanakan pada minggu ketiga dengan menabur pada sekitaran pangkal tanaman. Pemupukan seterusnya dapat dilaksanakan pada minggu keenam.

Dan untuk hasilkan tanaman non-organik, pemupukan dapat memakai pupuk urea, ZA, SP 36, dan KCI. Pemupukan dilaksanakan saat tanaman masuk umur minggu ketiga dan pemupukan ke-2 dapat dilaksanakan pada minggu keenam.

Pemanenan

Pertanda tanaman siap untuk dipanen adalah saat beberapa daunnya mulai menguning, mempunyai jumlah rumpun yang banyak, daun sedikit keras dan warna hijau tua. Minimal daun bawang yang mempunyai beberapa ciri itu yakni saat tanaman masuk umur 2,lima bulan.

Di bawah ini beberapa langkah gampang untuk memetik daun bawang:
  • Pemanenan pada tempat atau pot itu berlainan, bergantung dengan keperluan sang penanam. Bila anda menanam pada tempat yang luas dengan jumlah besar, tentunya hasil panen akan dipasarkan kembali lagi ke pasar. Langkah memetiknya adalah dengan membedah semua rumpun dengan mengambil atau memakai cangkul. Kerjakan secara berhati-hati supaya hasil panen tidak hancur kemudian bersihkan sampai bersih.
  • Berlainan dengan pemanenan di tempat, penanaman pada pot umumnya untuk kepentingan harian seperti mengolah. Memetik untuk kepentingan harian cukup hanya menggunting daun bawang beberapa saja bila dibutuhkan.
Itu ulasan berkenaan langkah menanam bawang daun yang dapat kita ulas ini kali. Kebutuhan pasar yang tetap bertambah membuat daun bawang pas jadi usaha yang memberikan keuntungan. Selamat mempraktikkan!
© shelbyies. All rights reserved. Distributed by Pixabin