6 Metode Dalam Menanam Pohon Pisang Supaya Cepat Berbuah


Buah pisang adalah buah yang banyak memiliki akan faedah. Nilai nutrisi yang ada pada buah ini banyak diperlukan oleh badan. Tanaman pisang ini sangat populer di kelompok masyarakat kita ditambah karena tanaman ini sangat kerap ditanamkan pada rumah.


Ditambah, kesempatan usaha yang dapat didapat dari pisang ini masih luas karena jumlahnya faedah yang dapat diapatkan. Pada umumnya, sekarang ini pisang sedikit yang lakukan budidaya secara intens. Cuma beberapa kelompok saja yang lakukan budidaya secara masif. Maka dari itu, budidaya buah pisang benar-benar disukai oleh semua kelompok. Berikut tehnik yang diperlukan untuk langkah menanam pohon pisang supaya cepat berbuah.


Umumnya, pada penyeleksian bibit pisang ini dipakai dengan memakai tunas. Tinggi tunas yang umumnya dipakai menjadi bibit ialah yang mempunyai tinggi sekitaran 1 - 1.5 m yang mempunyai kelebaran umbi sekitaran 15 - 20 cm. Untuk memperoleh hasil yang terbaik, seharusnya anakan yang dipakai ialah yang diambil dari tanaman pisang yang terhitung dalam kelompok yang sehat dan baik. Disamping itu, ketinggian dari bibit tanaman ini akan punya pengaruh pada produksi dari tanaman pisang tersebut.


Pada bibit anakan tanaman pisang ini sendiri dipisah jadi dua tipe: anakan tua dan muda. Dalam masalah ini, anakan dewasa akan berpotensi untuk lebih bagus jadi bibit karena persiapannya lebih masak, yakni sudah mempunyai calon bunga dan stok makanan yang ada di dalam tangkai. Disamping itu, pemakaian tunas bibit yang berupa tombak dan daun yang seperti pedang lebih dibaik dibanding daun dari tunas telah melebar.


Untuk memperoleh bibit, hal yang bisa kita kerjakan ialah dengan beli atau mengambil dari kebun sendiri. Pada penanamannya tersebut, bibit akan di tanam pada jarak yang tidak begitu rapat antara pohonnya yakni dalam jarak 2 x 2 m. Pada pohon induk akan didiamkan ada banyak tunas sekitaran 7 sampai 9 biji tunas. Jika lebih dari itu, seharusnya dilaksanakan juga pemotongan agar kurangi jumlah tunas yang ada.

Disamping itu, buat untuk menghindar terkenanya hama dan penyakit pada tanaman pisang. Umumnya saat sebelum penanaman bibit perlu dilaksanakan cara-cara ini.

Untuk perubahannya, tanaman pisang bisa tumbuh dengan memakai tanah yang banyak memiliki humus, mempunyai kandungan kapur atau tanah yang berat. Karena pada intinya tanaman ini mempernyerap banyak gizi yang ada pada tanah karena itu seharusnya pembudidayaan tanaman pisang memakai tempat tanam atau tanah berhumus yang sudah dilaksanakan pemupukan.

Disamping itu, air harus juga ada untuk tumbuhkan tanaman pisang. Walau benar-benar diperlukan, tapi kita jangan membuat tanaman itu tergenangi oleh air. Tapi, penanaman dari tanaman pisang tersebut harus diairi secara intens. Jika tanaman pisang ditanamkan pada tanah yang basah, tinggi air yang diperlukan untuk menanam ialah 5 sampai 200 cm.

Jika di wilayah 1/2 basah ialah sekitaran 100 - 200 cm dan jika di wilayah yang termasuk kering yakni 50 - 150 cm. Jika tempat tanam yang dipakai berbentuk tanah yang awalnya sudah alami erosi, karena itu hasil panen yang dibuat dari tanaman pisang tidak optimal. Disamping itu, tanah yang diperlukan untuk menanam pisang ialah tanah yang termasuk gampang untuk mempernyerap air. Selainnya, itu tanaman pisang tidak bisa tumbuh jika tanah yang dipakai memiliki kandungan garam sekitaran 0.07%.

Langkah menanam pohon pisang benar-benar gampang yakni dengan penglolahan tempat tanam yang bagus. Saat buka tempat yang hendak dipakai untuk menanam. Seharusnya tempat yang hendak dipakai sudah diperhitungkan sematang kemungkinan, terutamanya di bagian cuaca, ekonomi, dan letak pasar tempat di mana pisang selanjutnya akan diproses kembali. Disamping itu penting diingat juga dari keamanan dari tempat menanam tanamannya.

Tempat yang dipakai seharusnya sudah bersih dari hama-hama penggangu yang jika masa datang dicemaskan akan menggangu proses perkembangan dari tanaman pisang tersebut. Dan perlu dilakukan penggeburan tanah supaya berlangsungnya proses transisi udara dan toksin-racun yang ada di tanah dan membuat aliran irigasi supaya aliran air bisa dikendalikan dan tidak membuat tanaman pisang memperoleh kebanyakan air pada proses perkembangannya.

Disamping itu, tanah seharusnya dibikin teras jika status tanah ada di keadaan tanah yang miring, seharusnya dibikin teras supaya kondisi tanah bisa dipakai untuk menanam. Tanamlah tanaman seperti lamtoro buat ntuk jaga tanah supaya tidak berlangsungnya erosi.

Pembikinan aliran air selanjutnya seharusnya dibikin dengan kemiringan yang kecil jika ada di tanah yang datar. Selanjutnya pada sekitaran aliran air ditanam tanaman supaya menghindar erosi pada aliran air yang sudah dibikin.

Pada 3 bulan awal, bikinlah jarak antara tanaman yang termasuk cukuplah lebar. Pakai skema tanaman tumpeng sari antara tanman. Selanjutnya bikinlah lubang tanam sama ukuran lubang 50 x 50 x 50 cm pada tanah yang termasuk berat, 30 x 30 x 30 cm untuk tanah gembur dan kerapatan antara tanaan 3 x 3 untuk tanah yang memiliki ukuran sedang dan 3.3 x 3.3 untuk tanah yang berat. Langkah menanam Pohon pisang dilaksanakan mendekati musim hujan, awalnya lubang harus diberi pupuk organic sekitar 15 - 20 kg. Dengan memberi pupuk organic, karena itu buah yang dibuatpun akan jadi lebih baik.

Untuk memperoleh hasil yang tanaman pisang yang bagus. Karena itu seharusnya dilaksanakan pemangkasan pada tanaman pisang sampai terddiri atas 3 - 4 tangkai pada satu rumpun. Jika sudah masuk tahun ke-5, karena itu seharusnya rumpun ditukar dengan tanaman yang baru.

Proses penyiangan harus secara reguler dilaksanakan buat untuk bersihkan rumput liar atau hama parasite yang ada pada sekitaran tanaman pisang. Seperti proses penyaingan secara umum, sebagusnnya dilaksanakan proses penggemburan tanah dan menumpuk kembali dappuran oleh tanah supaya tunas dan akan makin bertambah. Berhati-hati saat melakukan penyiangan karena akar tanaman pisang ini termasuk sangatlah pendek, yakni cuman 15 cm di permukaan dari tanah.

Bersihkan daun-daun yang mulai jadi kering perlu dilaksanakan buat untuk jaga kebersihan tanaman dan lingkungan, ini biasa disebutkan dengan perempalan.

Lakukan penyiraman supaya tanaman pisang yang ditanamkan bisa tumbuh subur dan hasilkan jumlah produksi pisang yang banyak. Berikan air ke tanaman dengan menyiramiinya atau mungkin dengan memberi air pada parit-parit yang ada di sekitaran tanaman pisang.

Umumnya, hama yang ada pada tanaman pisang ini ialah ulat buah, ulat daun, dan ulat bunga. Langkah paling mudah menanganinya ialah dengan memakai insektisida seperti Malathion dan Pestona.

Sebetulnya, tanaman pisang ini termasuk tanaman yang bisa ditanamkan dimanapun, yakni bisa terima keadaan daratan tinggi dan kekeringan. Jika di Indonesia, secara umum pisang bisa berkembang dan tumbuh di daratan rendah sampai pegunungan dengan ketinggian yang capai 2.000 mdpl. Tapi, untuk tipe yang lain bisa capai ketinggian 1.000 mdpl.

Panduan Menanam Pisang

Cuaca yang dibutuhkan untuk tumbuhkan tanaman pisang ini ialah tropis basah, lembab, dan panas. Walau demikian, sebetulnya tanaman pisang ini masih bisa tumbuh di wilayah yang termasuk subtropics. Jika tanaman ini tumbuh tanpa air satu saat, tanaman ini masih bisa hidup dan tumbuh karena suplai air yang didapat dari tangkai tanaman pisang tersebut karena tangkai tanamannya mempunyai kandungan air.

Tapi, jika untuk produksi pisang, di saat kekurangan air dan cuman memakai air dari tangkai pisang. Tanaman ini tidak bisa tumbuhkan buahnya.

Tutorial komplet langkah menanam pohon pisang dengan tehnik stek baru:

Demikian tehnik budidaya pisang yang bisa dilaksanakan oleh anda di dalam rumah atau di kebun sendiri. Mudah-mudahan artikel mengenai langkah menanam pohon pisang ini dapat berguna bagus untuk kebun kecil atau penanaman jumlah besar untuk usaha anda. Selamat berkebun!
© shelbyies. All rights reserved. Distributed by Pixabin